Perminas Gandeng Investor UEA Garap Rare Earth

Perminas Gandeng Investor UEA Garap Rare Earth. PT Pertamina Mineral Nusantara (Perminas), anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor pertambangan dan mineral, resmi menandatangani kesepakatan kerja sama dengan investor asal Uni Emirat Arab (UEA) untuk pengembangan proyek rare earth elements (REE) di Indonesia. Penandatanganan dilakukan pada 18 Februari 2026 di sela kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Abu Dhabi. Nilai investasi awal yang disepakati mencapai 2,8 miliar dolar AS untuk tahap eksplorasi dan pembangunan fasilitas pengolahan di dua lokasi utama: Bangka Belitung dan Sulawesi Tenggara. Proyek ini menjadi salah satu komitmen investasi terbesar di sektor mineral strategis Indonesia pada awal 2026 dan langsung mendapat sorotan karena REE merupakan bahan baku krusial untuk baterai kendaraan listrik, turbin angin, dan teknologi pertahanan. REVIEW KOMIK

 

Detail Kesepakatan dan Lokasi Proyek: Perminas Gandeng Investor UEA Garap Rare Earth

Kesepakatan ini melibatkan konsorsium investor UEA yang dipimpin Mubadala Investment Company dan International Resources Holding (IRH), dengan Perminas sebagai mitra lokal yang memegang mayoritas saham di joint venture. Fokus utama proyek adalah eksplorasi dan pengolahan monazite serta xenotime—dua mineral utama sumber REE—yang selama ini banyak ditemukan sebagai produk sampingan penambangan timah dan nikel.
Lokasi pengembangan utama:
Bangka Belitung: memanfaatkan tailing timah yang mengandung monazite dengan potensi cadangan REE mencapai 150.000 ton oksida tanah jarang (TREO).
Sulawesi Tenggara (Kolaka dan Konawe Utara): pengembangan dari tailing nikel laterit dengan estimasi cadangan 80.000–100.000 ton TREO.
Tahap pertama (2026–2028) mencakup eksplorasi lanjutan, pembangunan pilot plant pengolahan, dan studi kelayakan lingkungan. Investasi tahap awal 2,8 miliar dolar AS akan digunakan untuk teknologi pemisahan REE yang ramah lingkungan serta fasilitas pengolahan di kawasan industri Weda Bay dan Batam. Perminas menyatakan proyek ini akan menciptakan 8.000–10.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung dalam lima tahun pertama, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor REE dari China yang saat ini mencapai 80–90% kebutuhan nasional.

Manfaat Strategis dan Tantangan ke Depan: Perminas Gandeng Investor UEA Garap Rare Earth

Kerja sama ini memberikan beberapa manfaat strategis bagi Indonesia. Pertama, penguasaan teknologi pengolahan REE yang selama ini dikuasai segelintir negara. Kedua, peningkatan nilai tambah dari komoditas tambang yang selama ini diekspor dalam bentuk mentah. Ketiga, penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik global, sejalan dengan target pemerintah membangun ekosistem EV nasional. Investor UEA juga menyatakan minat untuk memperluas kerja sama ke sektor hilir, termasuk produksi magnet permanen dan komponen baterai.
Namun tantangan tetap ada. Proses pengolahan REE dikenal menghasilkan limbah radioaktif (thorium dan uranium) yang memerlukan pengelolaan ketat agar tidak mencemari lingkungan. Perminas menjamin akan menerapkan standar pengolahan hijau sesuai best practice internasional dan melibatkan audit independen dari lembaga ketiga. Selain itu, koordinasi antar-kementerian (ESDM, Lingkungan Hidup, dan Investasi) serta persetujuan dari pemerintah daerah menjadi kunci agar proyek tidak terhambat perizinan seperti pengalaman beberapa proyek nikel sebelumnya.

Kesimpulan

Kerja sama Perminas dengan investor UEA untuk pengembangan rare earth elements senilai 2,8 miliar dolar AS merupakan langkah strategis yang tepat di era transisi energi global. Proyek ini tidak hanya membawa modal dan teknologi baru, tapi juga memberi peluang Indonesia menguasai salah satu mineral kritis masa depan. Di tengah Februari 2026, kesepakatan ini menjadi bukti bahwa diplomasi ekonomi pemerintahan Prabowo mulai membuahkan hasil nyata. Tantangan lingkungan dan perizinan memang masih ada, tapi jika dikelola dengan baik, proyek ini bisa menjadi game changer bagi posisi Indonesia di rantai pasok teknologi hijau dunia. Semoga realisasi berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama di daerah tambang.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *