kosovo-menerima-migran-yang-diusir-oleh-as

Kosovo Menerima Migran yang Diusir Oleh AS. Dalam langkah yang menandai hubungan erat dengan Amerika Serikat, Kosovo mulai menerima migran yang dideportasi dari AS, meskipun bukan warga negara Kosovo sendiri. Pengumuman ini disampaikan Perdana Menteri sementara Albin Kurti pada Kamis malam (11 Desember 2025) melalui wawancara televisi, di mana ia bilang negara itu sudah terima satu atau dua orang deportee sebagai awal. Kesepakatan ini, yang diraih Juni lalu, izinkan Kosovo terima hingga 50 orang per tahun selama satu tahun, sebagai bentuk “rasa syukur abadi” atas dukungan AS sejak kemerdekaan Kosovo dari Serbia tahun 2008. Trump administration, yang lagi dorong deportasi rekor, pilih Kosovo sebagai mitra ketiga negara untuk terima warga dari Venezuela, Kuba, Haiti, dan Nikaragua yang statusnya dicabut Mahkamah Agung AS bulan lalu. Ini bukan cuma soal migrasi, tapi diplomasi: Kosovo, negara miskin Eropa dengan 1,6 juta jiwa, lihat ini peluang ekonomi dan pengakuan internasional, meski kritik soal hak asasi manusia mulai muncul. BERITA BOLA

Latar Belakang Kesepakatan Juni: Kosovo Menerima Migran yang Diusir Oleh AS

Kesepakatan ini lahir dari tekanan Trump untuk tingkatkan deportasi, setelah Mahkamah Agung izinkan cabut status sementara bagi ratusan ribu migran dari Amerika Latin. Bloomberg sebut AS dekati Serbia dan negara Balkan lain, tapi Kosovo respons positif—salah satu dari sedikit. Juni lalu, pemerintah Kosovo setujui langkah “sementara” terima deportee untuk fasilitasi kembalinya ke negara asal, dengan rencana awal 50 orang per tahun. Kurti, yang pemerintahan sementaranya jatuh dan hadapi pemilu 28 Desember, bilang ini “kemitraan tepercaya” dengan AS, negara yang pimpin dukungan kemerdekaan 2008. Kosovo sudah punya deal serupa: sejak 2022, terima 300 tahanan asing dari Denmark mulai 2027 dengan bayar €210 juta selama sepuluh tahun, dan minat terima deportee dari Inggris. Human Rights Watch khawatir: ini bisa langgar hak migran dan beban negara miskin seperti Kosovo.

Proses Penerimaan dan Dampak Awal: Kosovo Menerima Migran yang Diusir Oleh AS

Penerimaan dimulai minggu ini: satu atau dua deportee tiba di Pristina, ditempatkan di pusat sementara dengan hak sesuai undang-undang Kosovo. Mereka harus patuh regulasi lokal dan nikmati hak dasar, tapi tujuannya resettling ke negara asal dalam setahun. Pemerintah Kosovo bilang ini sementara, tapi detail kurang jelas—siapa deportee, dari negara mana, dan fasilitas apa yang disediakan. Kurti tekankan: “Kami terima yang AS tak mau di wilayahnya,” tapi kritik bilang ini jebakan bagi migran yang haknya terancam. Dampak awal: ekonomi Kosovo untung dari potensi investasi AS, tapi beban sosial naik—negara Eropa termiskin ini sudah hadapi pengangguran 25 persen. Bloomberg sebut Trump tekan Balkan untuk deal serupa, tapi Kosovo pionir—ini perkuat ikatan dengan Washington, meski AS kritik partai Kurti soal stabilitas.

Kritik dan Kontroversi Hak Asasi

Kontroversi meledak sejak Juni: Human Rights Watch bilang pakai negara Balkan sebagai “hosting” langgar hak migran, ciptakan tantangan baru bagi tuan rumah. Di Kosovo, oposisi sebut ini “penjara bagi orang asing demi uang”, mirip deal Denmark yang kontroversial. Kurti bela: ini ekspresi syukur ke AS, tapi pemilu Desember tambah tekanan—AS kritik pemerintahan sementara soal larang partai Serbia ikut pemilu. Di AS, aktivis migran protes: deportasi ke Kosovo, negara tanpa infrastruktur kuat, bisa sebabkan eksploitasi. Ini ikut tren: AS deportasi ke Kosta Rika dan Panama, dan El Salvador terima 200 anggota geng Venezuela. Bagi Kosovo, ini peluang pengakuan, tapi risiko hak asasi jadi taruhan.

Kesimpulan

Kosovo terima deportee AS jadi cerita diplomasi panas: dari kesepakatan Juni hingga kedatangan awal, ini perkuat ikatan dengan Trump tapi picu kritik hak migran. Kurti lihat ini syukur ke AS, tapi oposisi dan HRW khawatir beban negara miskin. Dampaknya campur: ekonomi untung, tapi sosial tegang jelang pemilu. Ini pengingat: deportasi massal butuh mitra bertanggung jawab, bukan jebakan bagi yang rentan. Bagi Kosovo, ini langkah berani—pantau deportee pertama, karena bisa ubah narasi migrasi Balkan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *